Skip to main content

unsur unsur intrinsik cerita pendek

Iho. kita cermati apa saja sih unsur intrinsik cerpen itu.

Unsur Intrinsik dalam Cerita Pendek (Cerpen)

Terdapat tujuh macam unsur intrinsik dalam cerpen, di antaranya tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Untuk penjelasan lebih lengkapnya.

1. Tema
Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Kenapa? Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut. 

2. Tokoh dan penokohan
Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan.

Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik.
Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya diungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam konflik.
Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita. Contohnya, tokoh Bandung Bondowoso dalam cerita Roro Jonggrang yang memiliki watak gigih.

3. Latar
Merupakan tempat, waktu, dan suasana cerpen.

Latar tempat menjelaskan tentang tempat kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.
Latar waktu menjelaskan kapan kejadian atau peristiwa dalam cerpen terjadi.
Latar suasana menjelaskan tentang suasana dalam sebuah cerpen.
4. Alur dan plot
Alur adalah rangkaian kronologi peristiwa dalam cerita pendek. Kemudian, alur dibedakan menjadi alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

Alur maju adalah cerpen dengan peristiwa yang disajikan secara kronologis atau sesuai dengan urutan waktu dari awal ke akhir.
Alur mundur adalah cerpen dengan peristiwa yang dimulai dari akhir cerita ke awal cerita. Alur mundur disebut juga dengan istilah kilas balik.
Alur campuran adalah alur cerpen yang merupakan gabungan antara alur maju dan alur mundur. Jadi, rangkaian peristiwanya melompat-lompat antara peristiwa masa lalu dengan masa kini.
Sementara itu, plot merupakan gambaran peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat. Berikut ini merupakan skema plot:

Skema Plot Cerita

5. Sudut pandang
Sudut pandang berisi pandangan pengarang terhadap cerpen, bisa aja pengarang menjadi orang pertama atau orang ketiga.

Sudut pandang orang pertama adalah pengarang terlibat langsung atau orang pertama dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang aku, saya, dan sebagainya.
Sudut pandang orang ketiga adalah pengarang tidak terlibat langsung dalam cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang seperti dia, mereka, dan sebagainya atau menggunakan nama tokoh. Sudut pandang orang ketiga terbagi atas orang ketiga terarah dan orang ketiga serba tahu.
Baca juga: Menelaah Kaidah Kebahasaan Teks Tanggapan

6. Amanat
Amanat merupakan pesan moral yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembaca melalui cerpen. Misalnya, cerita Malin Kundang yang memiliki amanat tidak boleh durhaka kepada ibu.

7. Gaya bahasa
Merupakan pemakaian banyak bahasa yang berfungsi untuk memberikan kesan yang lebih menarik dengan menggunakan majas.


Iho,itu tadi penjelasan beberapa tentang unsur-unsur intrinsik cerpen. Jadi, ada 7 macam unsur intrinsik pada cerpen, yaitu tema, tokoh dan penokohan, alur dan plot, latar, sudut pandang, amanan, dan gaya bahasa.



Referensi:

Trianto, Agus dkk. 2018. Bahasa Indonesia (edisi revisi). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Comments

Popular posts from this blog

Teknik basah dan teknik kering dalam menggambarkan Ilustrasi

- menggambar ilustrasi   dapat dilakukan antara lain : 1.      teknik kering menggambar ilustrasi dengan  teknik kering tidak perlu menggunakan pengencer air atau minyak, ilustrasi dibuat langsung pada bidang dua dimensi berupa kertas gambar .  Berikut merupakan beberapa alat menggambar kering:    A.    Pencil Pensil yang digunakan dalam menggambar ilustrasi ukuran pencil 2B - 6B. B.       Arang Arang yang digunakan untuk menggambarkan ilustrasi terbuat dari bahan dasar kayu menggambar dengan arang akan meninggalkan bekas seperti debu pada kertas C.      krayon atau pastel colour banyak ragam variasi warna krayon, digunakan dalam menggambar ilustrasi yang menginginkan variasi pewarnaan D.      Charcoal berbentuk seperti  pensil  warna dengan lapisan kertas sebagai pembungkus.charcoal memiliki warna tajam /jelas E.     pulpen Pulpen  digu...

kata sifat (apa itu kata sifat)

Kata sifat  atau  adjektiva   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adjektiva atau kata sifat adalah kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat. Kata sifat adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.  Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan sifat atau keadaan suatu objek. Objek ini bisa beragam, seperti manusia, binatang, tumbuhan, hingga benda-benda lainnya. Kata sifat adalah kelas kata yang tidak hanya dapat menjelaskan atau menerangkan, tetapu juga mengubah dan menambah arti dari suatu benda. Hal inilah yang membuat suatu benda menjadi memiliki makna yang lebih spesifik. Kata sifat adalah kata yang juga dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata. Contoh kata sifat adalah sebagai berikut: keras, jauh, kaya, dan lain-lain. Ciri-ciri Kata sifat memiliki...