Skip to main content

kata baku (pengertian, ciri-ciri dan biasa digunakan dalam apa?)

Pengertian kata baku



Kata Baku adalah kata yang sesuai dengan pedoman atau kaidah bahasa yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dalam konteks bahasa Indonesia, kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan ejaannya sesuai dengan apa yang ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).


Jadi, kata baku merupakan sebuah kata yang sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dan KBBI.

Ciri-ciri

berbagai ciri-ciri yang bisa kamu temukan.

Ciri-ciri kata baku antara lain adalah :

* Tidak dipengaruhi oleh bahasa daerah
* Tidak dipengaruhi oleh bahasa asing
* Digunakan sesuai dengan konteks kalimat
* Tidak terkontaminasi atau tidak rancu
* Tidak mengandung arti pleonasme; kata-kata yang berlebihan, misalnya agar supaya bagus hasilnya

Penggunaan Kata Baku
Kata baku digunakan untuk berbagai hal yang berbau resmi. Entah itu surat-menyurat, perihal kedinasan, penelitian akademik, atau yang lainnya.

Beberapa contoh penggunaan kata baku yaitu:

– Pembuatan Karya Ilmiah
– Pembuatan Surat Resmi
– Pembuatan Laporan
– Pidato Kedinasan
– Pembuatan Surat Lamaran Kerja

Comments

Popular posts from this blog

Teknik basah dan teknik kering dalam menggambarkan Ilustrasi

- menggambar ilustrasi   dapat dilakukan antara lain : 1.      teknik kering menggambar ilustrasi dengan  teknik kering tidak perlu menggunakan pengencer air atau minyak, ilustrasi dibuat langsung pada bidang dua dimensi berupa kertas gambar .  Berikut merupakan beberapa alat menggambar kering:    A.    Pencil Pensil yang digunakan dalam menggambar ilustrasi ukuran pencil 2B - 6B. B.       Arang Arang yang digunakan untuk menggambarkan ilustrasi terbuat dari bahan dasar kayu menggambar dengan arang akan meninggalkan bekas seperti debu pada kertas C.      krayon atau pastel colour banyak ragam variasi warna krayon, digunakan dalam menggambar ilustrasi yang menginginkan variasi pewarnaan D.      Charcoal berbentuk seperti  pensil  warna dengan lapisan kertas sebagai pembungkus.charcoal memiliki warna tajam /jelas E.     pulpen Pulpen  digu...

kata sifat (apa itu kata sifat)

Kata sifat  atau  adjektiva   Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adjektiva atau kata sifat adalah kata yang menerangkan nomina (kata benda) dan secara umum dapat bergabung dengan kata lebih dan sangat. Kata sifat adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.  Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan sifat atau keadaan suatu objek. Objek ini bisa beragam, seperti manusia, binatang, tumbuhan, hingga benda-benda lainnya. Kata sifat adalah kelas kata yang tidak hanya dapat menjelaskan atau menerangkan, tetapu juga mengubah dan menambah arti dari suatu benda. Hal inilah yang membuat suatu benda menjadi memiliki makna yang lebih spesifik. Kata sifat adalah kata yang juga dapat menerangkan kuantitas, kecukupan, urutan, kualitas, maupun penekanan suatu kata. Contoh kata sifat adalah sebagai berikut: keras, jauh, kaya, dan lain-lain. Ciri-ciri Kata sifat memiliki...

unsur unsur intrinsik cerita pendek

Iho. kita cermati apa saja sih unsur intrinsik cerpen itu. Unsur Intrinsik dalam Cerita Pendek (Cerpen) Terdapat tujuh macam unsur intrinsik dalam cerpen, di antaranya tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa. Untuk penjelasan lebih lengkapnya. 1. Tema Tema adalah gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerpen. Bisa dikatakan, tema ini adalah nyawa dari sebuah cerita. Kenapa? Karena tema akan menentukan latar belakang cerita tersebut.  2. Tokoh dan penokohan Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik. Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya diungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlibat dalam konflik. Sementara itu, penokohan merupakan watak atau karakter tokoh yang terdapat dalam sebuah cerita. Contohnya, tokoh Bandung...